15 Cara Mendidik Anak Usia Dini Agar Menjadi Pribadi yang Baik

Cara Mendidik Anak Usia Dini – Anak adalah sebuah anugerah dari Allah.Swt yang dititipkan kepada hambanya sebagai orang tua di dunia. Mendidik anak usia dini memang sangat penting, karena masa depan seorang anak bergantung pada cara orang tua mendidiknya saat dini.

pixabay.com

Orang tua pasti menginginkan pribadi anaknya berakhlak soleh maupun solehah, pintar, berbakti kepadanya saat dewasa kelak, dan sukses masa depannya. Semua itu bisa terwujud jika cara orang tua mendidik anaknya benar, perlu ketulusan hati dan memberikan kasih sayang dalam mendidik anak. Jika cara mendidik anak salah, maka orang tua akan dipertanggungjawabkan saat di akhirat kelak.

CARA MENDIDIK ANAK USIA DINI

1. Prioritaskan Pendidikan Agama

totalserve.biz

Agama memang sangat penting pengaruhnya terhadap kehidupan anak, karena agama adalah pondasi utama dalam membentuk pribadi anak yang soleh maupun solehah. Pendidikan agama ini merupakan langkah utama dan paling awal yang harus diamalkan, karena sebagai orientasi pembentukan akhlak yang soleh maupun solehah.

2. Menghargai Perilaku Anak

ummionline.com

Menghargai segala perilaku anak yang bersifat baik dan jangan langsung memarahi jika anak berbuat kesalahan. Sebaiknya orang tua harus mencari akar permasalahannya, mengapa ia berbuat kesalahan dan ajak anak untuk berpikir hal yang dilakukannya itu baik atau tidak.

Proses menemukan jati diri seorang anak ditentukan oleh perilakunya. Di usia 1-2 tahun adalah usia yang semua perilaku anak masih bersifat eksplorasi. Maka berikanlah kesempatan dan jangan terlalu banyak melarang, karena langkah ini sangat bermanfaat untuk perkembangan mindset-nya.

3. Memahami Sifat dan Karakter Anak

pixabay.com

Orang tua yang baik adalah mereka yang selalu berusaha memahami karakter anaknya saat mendidik. Saat usia dini anak akan menunjukkan karakternya, seperti pemalu, extrovert, introvert, dan penuh percaya diri. Bagi orang tua harus bisa memperlakukan mereka sesuai karakternya dan jangan memaksa anak untuk berperan sebagai karakter lain.

4. Memanfaatkan Momen Bersama Anak

pixabay.com

Sebagai orang tua yang bekerja sudah pasti memiliki kesibukan di tempat kerja maupun di rumahnya. Untuk mendidik anak, orang tua harus pintar meluangkan waktu dan memanfaatkan kesempatan terbatas untuk berkomunikasi dengan anak se-efektif mungkin.

Mudahnya, ajak anak mengobrol dengan santai mengenai berbagai hal. Gunakan juga luang waktu ini untuk menanamkan nilai-nila moral, dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan unik yang akan membuat anak merasa geli.

5. Luangkan Waktu untuk Mendidik

gudpost.com

Untuk menumbuhkan ikan batin yang dalam antara orang tua dan anak, membutuhkan luang waktu khusus untuk bercengkerama berdua. Langkah ini bisa dilakukan dari mulai hal-hal kecil, seperti membangunkan tidur, menonton televisi bersama, pergi bersama ke tempat rekreasi saat weekend, dan masih banyak lagi.

6. Mengajarkan Sikap Disiplin

id.theasianparent.com

Agar kelak anak tidak menjadi seorang yang pemalas, sebagai orang tua perlu menerapkan pendidikan kedisiplinan sejak dini. Cara ini yang akan membuat anak memiliki pribadi yang baik akan kedisiplinannya saat dewasa kelak.

7. Memberikan Tauladan yang Baik

arrahman.id

Segala apa yang dilakukan orang tua adalah sebagai contoh perilaku anak, hendaknya berhati-hati dalam berperilaku dan melakukan kebiasaan. Saat anak dalam usia tidak lebih dari 5 tahun memiliki daya ingat yang sangat kuat, jadi apapun yang orang tua lakukan akan mempengaruhi perilaku anak saat dewasa kelak.

8. Meningkatkan Efektivitas dengan Berkomunikasi

momdadi.com

Dalam berkomunikasi dengan anak, saat memerintah atau mengobrol orang tua harus berbicara jelas dan selembut mungkin. Memberikan perintah yang spesifik dan kalimat yang sejelas mungkin agar anak mudah memahami apa yang harus dia lakukan.

9. Sabar dan Ikhlas

katalogibu.com

Terkadang perilaku anak membuat orang tua jengkel lalu marah. Namun, sebagai orang tua harus bisa bersikap sabar di depan anaknya, jangan sampai anak tertekan karena dijadikan sebagai objek luapan emosi orang tua.

10. Mengajarkan untuk Aktif Berdiskusi

deweezz.com

Mengajarkan anak untuk aktif berdiskusi, salah satu cara agar anak menjadi pemberani dan memiliki jiwa pemimpin. Setiap ada diskusi keluarga, sebaiknya orang tua mengajak anaknya untuk ikut serta dan mempersilakan untuk menyampaikan pendapat.

Melakukan diskusi banyak hal dengan anak, seperti memilih sekolah, makanan, baju akan bermanfaat untuk membentuk rasa percaya diri seorang anak.

11. Orang Tua Harus Menjadi Idola Anaknya

deweezz.com

Orang tua harus sebisa mungkin berusaha untuk menjadi apa yang anak inginkan dan selalu dapat diandalkan. Salah satu langkahnya adalah dengan melakukan semua yang menurut orang tua terbaik untuk bisa diberikan kepada anaknya.

12. Mengajarkan Sikap Hormat

deweezz.com

Anak perlu diajari untuk selalu menghormati semua orang, baik yang lebih tua maupun teman seusianya. Hal ini harus diajarkan sejak usia dini, karena akan bermanfaat saat anak dewasa kelak dapat bersikap hormat kepada semua orang.

13. Buang Kebiasaan Menggunakan Kata “Jangan”

deweezz.com

“Jangan memukul teman!” diganti “Sayangi temanmu!”
“Jangan melawan ibu!” diganti “Coba dengar perkataan Ibu!”
“Jangan berkelahi!” diganti “Ayo, main sama-sama!””Jangan malas!” diganti “Coba lebih rajin lagi!”
“Jangan cemberut!” diganti “Ayo, senyum..!”


Orang tua sering sekali menggunakan kata jangan saat melarang anak, hal ini adalah kesalahan yang kerap kali dilakukan. Sebenarnya apabila kata ini terlalu sering sekali diucapkan orang tua kepada anaknya akan berdampak negatif, yaitu anak tidak akan berkembang dengan kreativitasnya. Ada banyak pengganti kata “Jangan” yang lebih positif, seperti saat orang tua menyuruh anak-anaknya untuk tidak berebut mainan “Jangan berebut” diganti “Mainannya gantian ya”, dan masih banyak lagi.

14. Jangan Selalu Menuruti Semua Keinginan Anak

merdeka.com

Hal yang lumrah jika orang tua sangat mencintai anaknya, namun cara mencintai bukan dengan menuruti semua keinginan anaknya dan itu cara yang salah dalam mendidik anak. Hal itu hanya akan membuat sifat anak menjadi manja, jika sejak dini sudah dimanjakan dengan menuruti semua keinginannya, maka kelak ketika dewasa anak tidak akan menjadi pribadi yang mandiri.

15. Mengajarkan untuk Memilih Pergaulan yang Baik

infogudnews.com

Pergaulan sangat berpengaruh terhadap perkembangan pribadi anak. Jika anak berada di dalam pergaulan yang salah, maka otomatis akan mudah terhasut menjadi salah. Begitu juga dengan sebaliknya, jika anak berada di dalam pergaulan yang benar, seperti di dalam ruang lingkup yang religius, maka sang anak juga akan terhasut menjadi pribadi yang religius.

 

Natali Sani:
Related Post