Keutamaan Bulan Ramadhan yang Tidak Akan Dijumpai pada Bulan-Bulan Lain

Hanya tinggal menghitung hari, Ramadhan akan segera tiba. Lalu persiapan apa saja yang sudah kamu lakukan untuk menyambut bulan penuh berkah ini? Sudah sepatutnya kita mempersiapkan diri semaksimal mungkin untuk menyambut kedatangan bulan paling istimewa ini.

Bukan tanpa alasan, Allah telah menjelaskan dalam firman-firmannya, bahwa keutamaan bulan Ramadhan tidak akan kamu temui di bulan-bulan lain. Jadi sangat disayangkan, jika kita sebagai umat muslim tidak memaksimalkan ibadah selama syahrul Quran ini. Nah, apa saja keutamaan syahrul Quran ini dibanding bulan-bulan lain? Yuk simak penjelasannya sampai akhir.

Bulan Diturunkannya Kitab Suci Al Qur’an

pixabay.com

Tepat pada bulan Ramadhan, kitabullah turun melalui perantara Jibril. Bulan ini dipilih sebagai syahrul Quran dan tentunya keistimewaan ini tidak dimiliki oleh bulan lain. Sebagaimana firman Allah dalah QS. Al Baqarah: 185.

“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kami hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu.”

Ayat di atas juga menjelaskan ibadah wajib yang harus dilakukan selama bulan Ramadhan, yakni berpuasa di siang hari. Sementara malam hari dianjurkan untuk banyak melakukan ibadah sunah, seperti shalat tarawih, tadarus Al Qur’an, I’tikaf dan lain sebagainya.

Terdapat Malam Istimewa, Malam Seribu Bulan

500px.com

Pada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan, terdapat satu malam istimewa yang setara dengan malam seribu bulan. Malam Lailatul Qadar ini bisa kamu dapati pada malam ganjil di 10 hari terakhir.

Keistimewaan malam Lailatul Qadar juga telah Allah sampaikan melalui firmannya:

Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada lailatul qadar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” QS. Al Qadr: 1-3

Salah satu ibadah sunah yang bisa kamu pada malam lailatul qadar adalah I’tikaf dan menjalankan shalat malam serta ibadah lain seperti berdzikir.

Pintu Surga Dibuka Lebar, Pintu Neraka Ditutup dan Setan Dibelenggu

pixabay.com

Ramadhan adalah waktu terbaik untuk memperbaiki diri dan memohon ampun pada Allah. Selama sebulan penuh, setan-setan dibelengu, sehingga godaan untuk bermaksiat pun tak akan datang.

Nabi Muhammad SAW juga bersabda terkait hal ini:

Apabila Ramadhan tiba, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan pun dibelenggu.”

Ulama menafsirkan hadist tersebut sebagai berkah dan kemudahan yang diberikan Allah pada umatNya untuk mengapai surgaNya dengan lebih mudah.

Bulan Penuh Berkah dan Ampunan

pixabay.com

Dalam kitab Shahih Bukhori juz 1 halaman 283, diceritakan dari Abu Hurairah tentang keutamaan bulan Ramadhan:

Bahwa Nabi Muhammad bersabda, barang siapa yang menunaikan sholat di malam lailatul qadar dengan keimanan dan mengharap ridha Allah, maka akan diampuni dosa-dosa yang terdahulu. Dan barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan keimanan dan mengharap ridha Allah, maka diampuni dosa-dosa yang terdahulu.” HR. Bukhori.

Rasulullah juga telah menceritakan betapa besar nikmat yang Allah turunkan saat bulan Ramadhan, dan dalilnya shahih dalam kitab al Ithafu Ahlu al Islam bi Khususiyyati as Syiam karya Imam Ibnu Hajar al Haitami al Makki:

Datang kepada kalian bulan Ramadhan sebuah bulan yang penuh keberkahan yang di dalam terdapat kebaikan, Allah telah menurunkan di bulan ini kerahmatan, menghapus beberapa kesalahan, terkabulnya sebuah doa, memamerkan dirimu sekalian kepada malaikat, maka lakukanlah kebaikan dari dirimu sekalian, sesungguhnya orang yang celaka adalah orang yang terhalang dari rahmat Allah.”

“Apabila datang bulan Ramadhan, maka Allah memerintah khamalatul ‘arsy untuk berhenti bertasbih dan memintakan ampunan bagi umat Nabi Muhammad dan orang-orang mukmin.”

Allah Melipat Gandakan Pahala Bagi Hamba-Nya

500px.com

Seperti yang kamu ketahui, jika di bulan suci ini Allah melipat gandakan pahala bagi setiap umat muslim yang melakukan amal kebaikan. Sungguh rugi jika kesempatan baik ini tidak dimanfaatkan dengan maksimal.

Bahkan, Rasulullah pun menerangkan, bahwa pahala ibadah umrah di bulan Ramadhan menyamai pahala haji.

Pahala umrah pada bulan Ramadhan menyamai pahala ibadah haji” HR. Bukhari dan Muslim. Dan dalam riwayat lain, diterangkan “…….. menyamai pahala ibadah haji bersamaku.”

Kisah lain yang menerangkan betapa mulianya Ramadhan dengan segala keberkahan yang Allah turunkan adalah cerita dari Ibu Rajab rahimahullah:

Abu Bakr bin Abi Maryam mengatakan bahwa banyak guru-gurunya yang berkata. ‘Apabila telah tiba bulan Ramadhan, maka perbanyaklah berinfaq, karena infaq di bulan Ramadahn dilipatgandakan bagaikan infaq di jalan Allah, dan tasbih di bulan Ramadhan lebih utama daripada tasbih di bulan yang lain.”

Doa di Bulan Suci Ramadhan Mustajab

500px.com

Selain memberi kabar gembira dengan dibukanya pintu-pintu surga, Allah juga menjanjikan keutamaan bulan Ramadhan sebagai bulan dikabulkannya setiap doa yang dipanjatkan hamba-Nya.

Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW:

Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Ramadhan, dan setiap muslim apabila dia memanjatkan doa maka pasti dikabulkan.” HR. al Bazaar, dari Jabir bin ‘Abdillah.

Begitu juga dalam hadir riwayat At Tirmidzi:

Tiga orang yang berdoa tidak tertolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang didzholimi”. HR. At Tirmidzi no. 3598.

Ulama besar, Syaikh Abu Zakariyah Yahya bin Syaraf an Nawawi ada Dimasqi menjelaskan, hadist tersebut menunjukkan bagaimana Rasulullah menganjurkan umatnya untuk berdoa saat tengah menjalankan puasa (dari fajar hingga waktu berbuka). Panjatkan doa-doa untuk keperluan akhirat dan dunia, serta pada perkara-perkara yang disukai. Beliau juga menambahkan, agar tak luput untuk mendoakan sesama umat muslim.

Melatih Kesabaran dan Meningkatkan Taqwa

500px.com

Puasa di siang hari dan ibadah sunah di malam hari mengajarkan umat muslim untuk meningkatkan ketaqwaan terhadap Sang Pencipta. Selama sebulan, umat muslim juga akan dilatih bersabar menahan lapar, haus dan hawa nafsu.

Kesabaran ini pula yang akan menambah ketaqwaan dan penghambaan terhadap Allah SWT. Tanpa disadari, kesabaran juga akan membebaskan hati dari berbagai penyakit yang merusak jiwa dan menurunkan ketaqwaan.

Seperti yang telah difirmankan Allah dalam surat Al Baqarah 183:

Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang yang sebelum kamu agar kamu bertaqwa.”

Kesimpulan

Beberapa keutamaan bulan Ramadhan di atas menunjukkan betapa istimewanya syahrul Quran ini. Kitab suci yang menjadi pedoman hidup umat Muslim diturunkan pada malam Ramadhan, malam seribu bulan, pahala berlipat ganda dan ampunan yang tiada henti, semua merupakan berkah bulan Ramadhan.

Dengan mengetahui keutamaan-keutamaan bulan Ramadhan tersebut, semoga kita bisa menjadi hamba yang lebih dekat dengan Allah dan selalu mendapat rahmatNya. Dan tentunya selalu menjadikan Rasulullah sebagai teladan dalam menjalankan ibadah kepada Sang Pencipta.

Natali Sani:
Related Post