Contoh Resensi Buku Pengetahuan Non Fiksi Terbaru dan Pembahasan Lengkap

CONTOH RESENSI BUKU PENGETAHUANKali ini kami akan memberikan contoh resensi buku pengetahuan secara lengkap. Pasti kalian sudah tau apa itu meresensi buku. Cara meresensi buku pengetahuan ini masih sama halnya dengan cara meresensi buku yang lain, seperti meresensi buku novel fiksi dan novel non fiksi.

deweezz.com

Sudah jelas bahwa tujuan meresensi yakni menyampaikan kepada para pembaca dan masyarakat luas mengenai sebuah buku yang diterbitkan apakah mendapat apresiasi yang baik atau buruk dari para pembaca.

Buat kalian yang belum paham bagaimana caranya meresensi, apa manfaat resensi itu, hal  apa saja yang harus diperhatikan dalam meresensi buku, dan apa saja langkahnya, simak di artikel kami sebelumnya yang berjudul contoh resensi buku novel fiksi lengkap“.

Setelah mengetahui dan paham bagaiamana caranya, manfaatnya, tujuannya dan langkahnya, kalian bisa langsung mulai meresensi buku yang akan diresensi. Untuk lebih jelasnya, simak contoh yang kami sajikan mengenai contoh resensi buku pengetahuan.

CONTOH RESENSI BUKU PENGETAHUAN

1. Contoh Resensi Buku Pengetahuan Muhammad Al-Fatih 1453

deweezz.com

Judul Buku : Muhammad Al-Fatih 1453
Penulis : Felix Y. Siauw
Tebal Buku : 320 halaman
Penerbit : Al Fatih Press
Tahun Terbit : 2013

Sinopsis

Muhammad Al-Fatih 1453, sebuah buku yang termasuk dalam kategori buku non fiksi pengetahuan tentang biografi dan sejarah Islam. Buku ini hasil karya sastra seorang mualaf dan kini telah menjadi ahli agama yang kondang di Tanah Air, yaitu Ustadz Felix Siauw.

Mempelajari sejarah Islam, akan memberikan pengaruh terhadap semangat diri dan termenung apa yang membuat kita berpikir lalu bertindak lebih baik. Itulah manfaat manfaatnya, dan janganlah meninggalkan sejarah Islam.

Buku karangan Ustadz Felix Siauw yang berjudul “Muhammad Al-Fatih 1453” merupakan buku yang menceritakan tentang penakluk Kota Konstantinopel oleh seorang panglima besar.

Konstantinopel ialah kota yang letaknya strategis, karena berada di persimpangan antara Benua Eropa dan Benua Asia. Pada kala itu Konstantinopel adalah kota dengan pelabuhan yang paling sibuk.

Konstantinopel adalah kota yang mendapat kesempatan berharga dan terhormat dengan menjadi salah satu dari tiga peradaban terbesar di dunia. Sekaligus juga mendapatkan gelar, yaitu kota dengan sistem pertahanan terbaik.

Konstantinopel memiliki benteng pertahanan kota berlapis tiga, dengan ketinggian benteng sekitar 20 meter. Hampir puluhan percobaan serangan untuk menaklukkan hanya menghasilkan kegagalan semuanya. Sehingga disebut kota yang memerlukan waktu lebih dari 8 abad untuk menaklukkannya.

Namun, pada akhirnya kota yang memiliki pertahanan paling kuat itu ternyata dapat ditaklukkan oleh seorang Sultan yang menjadi tokoh besar. Beliau adalah Muhammad Al-Fatih, tokoh besar yang bukan hanya menjadi pemimpin politis, beliau juga memimpin ideologis yang akan semakin meningkatkan posisinya di mata masyarakat dan pasukannya.

Beliau mempunyai julukan “Sebaik-baik panglima”, karena beliau adalah seorang tokoh yang mampu menggerakkan pasukannya untuk menaklukkan kota yang memiliki pertahanan terkuat, Konstantinopel.

Hal itu beliau yakini tentang bisyarah dari Nabi Muhammad.Saw, yang berbunyi “Kota Konstatinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya yakni sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah perintahnya ialah sebaik-baik pasukan.” (HR. Ahmad bin Hanbal Al-Musnad).

Beliau wafat pada usia 52 tahun, dengan telah mengukir karya sangat besar bagi umat Islam. Dirinya memaksa dunia untuk tidak lagi menganggap remeh umat Islam.

Kelebihan

Sangat bermanfaat sekali untuk menambah luas wawasan sejarah, terutama sejarah Islam. Gaya bahasa sangat lugas dan jelas, mudah dipahami. Bisa sebagai motivasi juga untuk terus menekuni segalanya tentang Islam.

Kekurangan

Secara keseluruhan sudah apik. Sayangnya buku ini hanya setebal 320 halaman, karena memang cerita hanya sebatas itu atau dipersingkat.


Berita Menarik :


2. Contoh Resensi Buku Pengetahuan Pengantar Filsafat Pendidikan

deweezz.com

Judul Buku : Pengantar Filsafat Pendidikan
Penulis : Drs. Uyoh Sadulloh, M.Pd.
Tebal Buku : 183 halaman
Penerbit : Alfabeta
Tahun Terbit : 2004

Sinopsis

Pengantar Filsafat Pendidikan, sebuah buku pengetahuan non fiksi karangan Drs. Uyoh Sadulloh, M.Pd. Beliau menuliskan dalam buku ini tentang apakah sebuah pendidikan itu. Buku ini terbit pada tahun 2004.

Pendidikan adalah suatu aktivitas yang hanya dilakukan oleh manusia dengan ruang lingkup yang sangat luas, yang mencakup seluruh pengalaman dan mindset manusia mengenai pendidikan.

Pendidikan sebagai suatu implementasi dalam kehidupan, seperti halnya dengan aktivitas yang lain, seperti kegiatan agama, kegiatan hukum, dan kegiatan ekonomi, serta yang lainnya.

Selain itu kita juga bisa mempelajari pendidikan secara akademik. Baik secara empirik, yang berasal dari pengalaman. Maupun melalui jalan renungan dengan mencoba melihat makna pendidikan dalam suatu konteks lebih luas. Yang pertama itu disebut praktik pendidikan, dan yang kedua disebut teori pendidikan.

Kelebihan

Bahasa sang penulis menggunakan bahasa yang komunikatif, sehingga mudah dipahami oleh para pembaca. Dari sisi lain mampu memberikan informasi mengenai nilai, sumber nilai tersebut, dan bagaimana manusia bisa mendapatkan nilai tersebut karena pendidikan yang pada prinsipnya tak bisa dipisahkan dari nilai.

Kekurangan

Karena buku ini memberikan pemahaman bagi pembaca, terutama para pemula, sehingga amanat yang diungkapkan oleh penulis tidak tersampaikan kepada pembaca.


Artikel Menarik Lainnya :


3. Contoh Resensi Buku Pengetahuan Dahsyatnya Hypnoparenting

deweezz.com

Judul Buku : Dahsyatnya Hypnoparenting
Penulis : Yoan Destarina
Tebal Buku : 116 halaman
Penerbit : Penebar Plus
Tahun Terbit : 2010

Sinopsis

Buku ini adalah karya yang ditulis dari hasil belajar sang penulis di fakultas Magister Manajemen IPMI Jakarta dengan spesialis pada tahun 1996 di program Manajemen Sumber Daya Manusia.

Dalam buku ini dituliskan bahwa kesuksesan itu berawal dari keluarga. Karena dari keluarga lah karakter seseorang terbentuk. Namun pada faktanya, tak jarang orang tua yang menemui berbagai macam kesulitan dalam mendidik anak. Misalnya menghadapi sikap anak yang terkadang malas belajar, tak suka makan, nakal, percaya dirinya kurang, dan lainnya.

Hypnoparenting ini merupakan salah satu solusi untuk orang tua yang menemui kesulitan seperti itu. Hypnoparenting sendiri berasal dari gabungan antara dua kata, yaitu hipnosis dan parenting. Hipnosis bukanlah sihir, melainkan sebuah pengetahuan dan teknik berkomunikasi dengan sistem kerja akal. Lalu parenting ialah semua hal yang berkaitan dengan tugas-tugas orang tua dalam mendidik anak.

Jadi pada dasarnya, Hypnoparenting bekerja dengan menggunakan prinsip kerja hypnosis atau melakukan komunikasi dengan otak. Lalu berusaha mengetahui tentag bagaimana cara mendidik anak dan menjadi orang tua yang dapat memahami pertumbuhan anak untuk menuju kepada kehidupan yang lebih baik, bahagia dan sukses.

Orang tua menjadi pelaku utama dalam hypnoparenting ini, di mana orang tua harus memiliki kecerdasan spiritual dan emosional yang kuat guna membantu anak-anak mengoptimalkan kemampuannya.

Sebaiknya orang tua tidak mendidik anaknya agar menjadi cerdas saja, melainkan juga harus dapat berfikir imajinatif, kreatif, dan memiliki kecerdasan emosional yang stabil. Kemampuan orang tua diperlukan dalam menggunakan kalimat sugesti yang tepat untuk anaknya.

Kelebihan

Buku yang sangat layak sekali dibaca oleh semua kalangan, terutama untuk orang tua. Bagi orang tua yang menginginkan anaknya menjadi pribadi yang lebih baik.

Kekurangan

Banyaknya gambar animasi yang terdapat dalam buku ini. Banyak sekali istilah dalam bahas asing yang sulit dipahami oleh kalangan orang tua.

Terima kasih sudah berkunjung

Natali Sani:
Related Post