Contoh Teks Eksplanasi Fenomena Alam, Sosial, Budaya beserta Pengertian dan Strukturnya

CONTOH TEKS EKSPLANASIApa itu teks eksplanasi? Bagi kalian sebagai pelajar pasti kenal banget dengan materi ini, karena selalu ada setiap tingkatan kelas di sekolah. Bahkan dari SMP hingga SMA akan selalu ketemu dengan materi ini.

contoh teks eksplanasi
deweezz.com

Teks Eksplanasi itu adalah sarana bagi siswa atau seseorang guna menjelaskan hasil penelitian atau observasi. Terkait isinya adalah berupa fakta yang terjadi, seperti fenomena alam, budaya, sosial, dan ilmu pengetahuan.

Agar kamu lebih paham mengenai Teks Eksplanasi secara detail dan jenis teks karangan lainnya, baca artikel Jenis Teks Karangan dalam Bahasa Indonesia.

Dan pada artikel ini kami akan membahas secara detail tentang teks eksplanasi, mulai dari pengertian, struktur teks eksplanasi, dan ciri-ciri teks eksplanasi. Agar kamu mudah memahami, kami juga memberikan beberapa contoh yang sering terjadi di sekitar kita. Yuk simak di bawah ini!

STRUKTUR TEKS EKSPLANASI

Dalam struktur teks eksplanasi terdapat beberapa unsur, yaitu pernyataan umum, sebab-akibat, dan interpretasi. Untuk penjelasan lebih detail mengenai unsur-unsurnya, silakan simak berikut ini!

A. Pernyataan Umum

contoh teks eksplanasi
deweezz.com

Pernyataan umum menjelaskan secara umum mengenai fenomena yang akan dibahas, isinya dapat berupa pengenalan fenomena yang telah terjadi. Berikut struktur penulisan yang perlu diperhatikan pada penjelasan umumnya, seperti apa yang terjadi, mengapa fenomena itu bisa terjadi, dan bagaimanakah proses fenomena tersebut bisa terjadi.

B. Deretan Penjelas (Sebab-Akibat)

contoh teks eksplanasi
deweezz.com

Kemudian ada deretan penjelas yang berisi mengenai proses mengapa fenomena tersebut bisa terjadi. Pada umumnya, pada deretan penjelas ini terdiri lebih dari satu paragraf. Penjelasannya yaitu mengulas gambaran fenomena secara detail mengenai sebab-akibat dari fenomena yang terjadi.

C. Interpretasi (Penutup)

contoh teks eksplanasi
deweezz.com

Interpretasi merupakan teks penutup dan sifatnya pun opsional, artinya tidak dituangkan pun tak apa. Teks penutup ini berisi kesimpulan dari semua pembahasan, yaitu pernyataan umum dan deretan penjelas. Jika ingin menuangkan boleh saja mengambil kesimpulan maupun tanggapan pribadi.

CIRI CIRI TEKS EKSPLANASI

contoh teks eksplanasi
deweezz.com

Secara umum, teks eksplanasi memiliki ciri-ciri berikut ini :

  • Berisi informasi fakta
  • Menggunakan kalimat pasif
  • Pembahasan bersifat umum
  • Pembahasannya mengenai fenomena alam atau pun ilmu pengetahuan
  • Bersifat informatif
  • Menggunakan istilah ilmiah
  • Alur pembahasannya berurutan
  • Penggunaan kata kerja dan relasional
  • Mengandung unsur 5W1H dan proses sebab-akibat

CONTOH TEKS EKSPLANASI

1. Contoh Teks Eksplanasi Fenomena Alam

SALJU

Pernyataan Umum

Salju adalah salah satu fenomena alam yang menarik saat musim dingin tiba. Salju menjadi apik karena kristal-kristal es yang lembut dan putih seperti kapas ini hanya muncul secara alami di wilayah beriklim subtropis, yaitu yang memiliki 4 musim. Dapat juga ditemukan di tempat-tempat tertinggi, seperti di puncak Gunung Jayawijaya, Papua.

contoh teks eksplanasi
deweezz.com

Penjelas Sebab-Akibat :

Salju berasal dari uap air yang berkumpul di atmosfer bumi. Kumpulan uap air itu mengalami proses kimia alami, yaitu menjadi dingin hingga menyentuh titik kondensasi, di mana temperatur mengubah gas menjadi bentuk cair atau pun padat. Kemudian menggumpal membentuk awan.

Pada awal mula pembentukan awan, massa nya jauh lebih kecil daripada massa udara, sehingga menyebabkan awan tersebut mengapung di udara. Namun, setelah kumpulan uap terus bertambah dan mengumpul ke dalam awan tersebut, massa nya juga bertambah, sehingga ketika udara sudah tidak mampu menahan, awan tersebut akan pecah dan menghasilkan partikel air yang jatuh ke bumi.

Temperatur udara tepat di bawah awan yaitu 0°C. Namun, temperatur yang rendah saja tidak cukup untuk menciptakan salju. Saat partikel-partikel air murni tersebut bersentuhan dengan udara, maka air tersebut terkotori oleh partikel lain. Ada partikel tertentu yang berfungsi mempercepat proses pembekuan, hingga cepat menjadi kristal es.

Partikel pengotor yang terlibat dalam proses ini disebut Nukleator. Selain dapat mempercepat proses pembekuan, berfungsi juga sebagai perekat antara uap air. Lalu partikel air yang kotor menyatu dengan partikel air lainnya dan membentuk kristal lebih besar. Salju ini berubah menjadi bentuk cair jika temperatur tidak dapat melelehkan kristal.

Interpretasi

Kristal salju memiliki struktur unik, tidak ada kristal salju di dunia ini yang mempunyai bentuk sama. Salju yang sudah turun sejak awal bumi tercipta hingga sekarang, tak ada satu pun yang memiliki bentuk kristal yang sama. Meski pun mempunyai keunikan, salju juga tidak jarang menyebabkan dampak buruk pada fisik maupun material yang nilainya tak sedikit.

2. Contoh Teks Eksplanasi Fenomena Sosial

KEMISKINAN

Pernyataan Umum

Kemiskinan adalah tingkat masyarakat dengan pendapatan yang rendah. Dengan pendapatan yang rendah, masyarakat tidak mampu untuk mencukupi kebutuhan pokok, seperti makan, minum, pakaian, tempat berlindung, dan pendidikan.

contoh teks eksplanasi
deweezz.com

Umumnya, masyarakat miskin cenderung bertempat tinggal di bantaran kali, kolong jembatan, tempat-tempat yang justru bukan tempat layak mendirikan rumah. Terkadang justru mereka membangun tempat tinggal di atas tanah milik negara.

Kemiskinan tidak hanya menjadi fenomena yang terjadi di Indonesia, tetapi juga menjadi fenomena yang terjadi hampir di seluruh dunia. Banyak negara yang berkembang yang juga memiliki permasalahan sama mengenai kemiskinan seperti negara Indonesia.

Penjelas Sebab-Akibat

Banyak faktor terjadinya kemiskinan atau seseorang menjadi miskin. Faktor keterbatasan alat kelengkapan pendidikan dan pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Selain itu, seperti bangkrut, perilaku pribadi, musibah, struktur sosial, dan perbudakan.

Faktor perilaku dan struktur sosial yang lebih banyak mendominasi terjadi kemiskinan secara global. Perilaku manusia yang konsumtif, mementingkan gengsi daripada kebutuhan, dan penggunaan keuangan yang tidak sesuai dengan pemasukan yang diterima.

Jumlah keluarga juga dapat memengaruhi jika pemasukan tidak sebanding dengan kebutuhan untuk semua keluarga. Faktor struktur sosial lebih mengarah pada turun menurun kemiskinan itu sendiri. Orang tua yang miskin kemungkinan besar untuk tidak dapat membiayai pendidikan anak-anak mereka, sehingga anak-anak mereka sulit meraih pendidikan.

Dengan demikian, generasi kebodohan dan kemiskinan akan mudah saja menjadi turun menurun ke generasi dalam keluarga miskin.

Faktor gengsi adalah faktor yang juga termasuk ke dalam faktor perilaku pribadi. Masyarakat lebih cenderung mengutamakan keinginan daripada kebutuhan pokok. Handphone, rokok, pakaian ber-merk, dan piknik merupakan contoh kesenangan sesaat yang dapat menghabiskan uang yang didapat selama bekerja.

Sehingga, uang yang masuk tidak akan cukup lagi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, banyak juga yang bisa dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat untuk mengatasi fenomena kemiskinan ini.

Pemerintah dapat mengatasi dengan menaikkan upah minimum pekerja, memberikan pendidikan gratis, menyediakan lapangan pekerjaan yang sesuai, menyediakan tempat dengan harga terjangkau, dan secara pribadi masyarakat diminta untuk dapat berperilaku sewajarnya. Tidak menghamburkan uang, mencari pekerjaan yang sesuai, dan menghilangkan sedikit gengsi.

Interpretasi

Seharusnya, kemiskinan tak perlu menjadi fenomena yang besar di Indonesia maupun di dunia. Jika kita secara pribadi mau menerima dan mensyukuri apa yang kita miliki, tanpa membandingkan dan ada perasaan isi di dalamnya.

Selain itu, adanya kerja sama antara pemerintah dan masyarakat sekitar mengenai penanggulangan kemiskinan, diharapkan negara kita akan terbebas dari fenomena kemiskinan yang semakin lama semakin bertambah.

3. Contoh Teks Eksplanasi Budaya

PENYEBAB LUNTURNYA BUDAYA INDONESIA

Pernyataan Umum

Kebudayaan Indonesia menjadi luntur karena kurangnya kesadaran masyarakat, minimnya komunikasi budaya, dan kurangnya pembelajaran budaya.

contoh teks eksplanasi
deweezz.com

Penjelas Sebab-Akibat

Kurangnya kesadaran masyarakat kini terhadap budaya lokal terbilang turun drastis karena mereka lebih memilih budaya asing yang lebih praktis dan sesuai perkembangan zaman. Budaya asing yang mereka anggap lebih keren dan lebih praktis, padahal banyak budaya Indonesia yang lebih dari budaya asing tersebut.

Sebenarnya banyak kebudayaan luar yang mereka anggap lebih keren tidak sesuai dengan budaya dan jati diri bangsa Indonesia. Dengan kurangnya kesadaran masyarakat ini, akan menyebabkan kebudayaan Indonesia tidak lagi terurusi dan perlahan akan menghilang atau pun diklaim dengan negara lain.

Minimnya komunikasi budaya, kemampuan untuk berkomunikasi sangat penting karena agar tidak terjadi salah pemahaman tentang budaya yang dianut. Minimnya komunikasi juga sering membuat pertentangan antar suku yang berdampak turunnya ketahanan budaya bangsa.

Komunikasi antar masyarakat pun penting, dengan saling mengenalkan budaya mereka ke masyarakat lain, juga ke generasi penerus agar budaya tetap lestari dan hidup.

Interpretasi

Kurangnya pembelajaran budaya, memang betul dalam pembelajaran kita saat ini anak usia dini telah mempelajari budaya yang masuk dalam mata pelajaran di sekolahnya. Namun, banyak juga yang tidak menganggap penting mempelajari budaya lokal.

Padahal melalui pelajaran budaya, kita ini dapat membangun budaya bangsa serta cara beradaptasi budaya lokal di tengah era globalisasi ini. Padahal budaya Indonesia bisa tetap terjaga dengan banyak cara, salah satunya dengan mengajarkan budaya kepada anak usia dini, maka mereka akan lebih banyak mengetahui tentang kebudayaan Indonesia dan dengan tidak sengaja mereka akan menjaga.

4. Contoh Teks Eksplanasi Bencana Alam

GUNUNG MELETUS

Pernyataan Umum

Gunung meletus merupakan bencana alam yang terjadi akibat adanya endapan magma pada perut bumi dan disemburkan oleh gas yang berkekuatan tinggi. Gunung meletus adalah salah satu bagian dari seluruh bencana alam yang dahsyat.

Di wilayah Indonesia terdapat gunung berapi yang memiliki sejarah letusan sangat dahsyat. Di antaranya yaitu Gunung Krakatau, Gunung Merapi, Gunung Kerinci, Gunung Merapi, Gunung Toba, Gunung Tambora, dan masih banyak lagi tentunya.

Penjelas Sebab-Akibat

Hampir seluruh aktivitas gunung berapi berhubungan dengan fenomena gempa bumi, karena mempengaruhi langsung pada lempeng bumi. Bencana alam gunung meletus didahului dengan aktivitas lempeng bumi yang mengalami perubahan tekanan dan suhu secara signifikan.

Perubahan dari tekanan dan suhu tersebut mampu melelehkan material batuan yaitu magma. Magma akan mengintrusi material yang ada di sekitarnya melalui rongga yang mendekati permukaan bumi.

Magma dibentuk oleh suhu yang sangat panas di dalam perut bumi. Pada kedalaman yang relatif, suhu yang sangat tinggi mampu melelehkan seluruh material yang ada di dalam perut bumi. Saat material meleleh akan menghasilkan gas yang akan tercampur dengan magma tersebut.

Magma yang akan dikeluarkan oleh gunung meletus terbentuk pada kedalaman kurang lebih 60 hingga 160 Kilometer di bawah permukaan bumi. Kemudian magma yang mengandung gas berada di bawah tekanan bebatuan yang padat di sekitar kawah. Dari tekanan tersebut menyebabkan magma meletus dan bergerak keluar menuju permukaan bumi.

Gas dan magma bersamaan meledak dan membentuk lubang utama. Sebagian besar magma dan material vulkanik lainnya menyembur melalui lubang utama tersebut. Setelah semburan berhenti, kawah yang menyerupai mangkuk akan terbentuk pada bagian puncak gunung berapi. Sementara lubang utama berada di dasar kawah tersebut.

Letusan gunung berapi dapat berdampak positif dan negatif yang berpengaruh pada lingkungan. Dampak negatif dari letusan gunung berapi yaitu berupa bahaya langsung yang dirasakan manusia dan makhluk hidup lainnya.

Gas beracun, awan panas, debu vulkanik, dan piroklastik, itulah elemen yang keluar dari gunung berapi yang memberikan dampak negatif secara langsung. Kemudian dampak negatif yang dirasakan secara tidak langsung yaitu seperti hujan abu, rusaknya lahan pertanian dan perkebunan, berbabagai ancaman penyakit yang berpengaruh pada saluran pernapasan.

Namun, disisi lain dampak positif juga dapat dirasakan. Seperti lahan yang subur, material yang keluar dari perut bumi dapat dijadikan sebagai ladang meraup keuntungan, seperti pasir, dijadikan objek wisata alam, dan sumber daya air.

Interpretasi

Hingga saat ini gunung berapi masih menjadi sebuah fenomena yang mengerikan bagi masyarakat. Dahsyatnya letusan sebuah gunung berapi mampu membelah pulau dan membentuk danau. Namun, sebagian masyarakat juga bersyukur dapat memanfaatkan dampak positifnya dengan baik.

LIHAT JUGA VIDEO PEMEBELAJARAN CONTOH TEKS EKSPLANASI DI BAWAH INI!

Terima kasih sudah berkunjung

Tinggalkan komentar